Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

Kodim 0722/Kudus kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 pertandingan antara Paraguay melawan Australia yang digelar di Aula Makodim 0722/Kudus, Jum'at (26/06/2026).

Kegiatan nobar tersebut dihadiri oleh Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, S.Sos., M.Han., para perwira staf, anggota TNI, PNS Kodim, serta masyarakat pecinta sepak bola di wilayah Kabupaten Kudus. Suasana penuh keakraban dan semangat sportivitas tampak mewarnai jalannya kegiatan sejak awal pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0722/Kudus menyampaikan bahwa kegiatan nobar tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi prajurit dan masyarakat, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta meningkatkan komunikasi yang harmonis antara TNI dan seluruh elemen masyarakat.

"Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat. Sepak bola mampu menyatukan berbagai kalangan dalam semangat sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan," ujar Dandim.

Selain menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, kegiatan nobar juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar terus menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah.
 

Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Kasdim 0722/Kudus Mayor Inf Muhlisin, memimpin upacara bendera bulanan yang diikuti seluruh Prajurit,PNS , Comcad dan SPPG kabupaten Kudus di Lapangan Makodim, Rabu (17/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kasdim membacakan amanat Pangdam Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh Prajurit dan PNS atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan dalam mendukung keberhasilan tugas satuan. Dengan semangat pengabdian, profesionalisme, integritas dan moralitas harus terus dijaga sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan tugas.

 

Pangdam juga mengingatkan seluruh prajurit dan PNS untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tantangan yang berkembang saat ini. Ketidakpastian global dan berbagai ancaman nonmiliter, seperti penyebaran hoaks, disinformasi, serta narasi yang dapat memecah persatuan bangsa, perlu disikapi dengan bijak dan penuh kehati-hatian. Oleh karena itu, seluruh personel Kodam IV/Diponegoro dituntut memiliki kesadaran dan kepedulian tinggi dalam menjaga stabilitas serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan negara.

 

Selain itu, Pangdam juga memerintahkan kepada seluruh satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro untuk mengoptimalkan pelaksanaan program kerja dan penyerapan anggaran Semester I TA 2026 secara akuntabel, tepat waktu dan bebas dari penyimpangan. Pangdam juga menyoroti masih adanya pelanggaran hukum dan disiplin yang dilakukan personel serta tingginya angka anggota yang meninggal dunia akibat kecelakaan maupun sakit kronis. Untuk itu, kepada para Dansat agar meningkatkan pengawasan, pembinaan dan kepedulian terhadap kondisi anggota, termasuk memastikan akses pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat guna menjaga kesiapan personel.

 

Lebih lanjut, Pangdam menekankan pentingnya pembinaan satuan yang terukur dan berkelanjutan guna meningkatkan kemampuan tempur, kesiapsiagaan operasional, serta pengembangan karier prajurit.Pungkasnya.

Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS - Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andreasie S.Sos., M.Han., memimpin langsung Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II yang dilaksanakan di Desa Gondoharum Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Kudus, tokoh masyarakat, perangkat desa serta warga setempat, Kamis (21/05/2026).


Upacara penutupan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan sebagai tanda berakhirnya program TMMD Sengkuyung Tahap II yang selama pelaksanaannya melibatkan sinergi TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.


Dalam amanatnya, Dandim 0722/Kudus menyampaikan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan fisik maupun non fisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong.


“Melalui TMMD Sengkuyung Tahap II ini diharapkan hasil pembangunan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dan terus dijaga bersama,” ujar Dandim.


Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan TMMD juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat sehingga tercipta kebersamaan dan semangat persatuan dalam membangun desa.


Warga Desa Gondoharum menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI khususnya Kodim 0722/Kudus yang telah membantu pembangunan di wilayah mereka. Dengan selesainya program TMMD tersebut, masyarakat berharap hasil pembangunan dapat mendukung aktivitas dan meningkatkan perekonomian warga.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Kasdim 0722/Kudus Mayor Inf Muhlisin bersama Forkopimda Kabupaten Kudus menghadiri kegiatan Deklarasi Damai Pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Kudus yang digelar di SMAN 2 Kudus, Senin (11/05/2026).


Kegiatan deklarasi damai tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kudus Sama'ni Intakoris sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pelajar yang aman, tertib, dan bebas dari aksi tawuran maupun kenakalan remaja.


Dalam kegiatan tersebut, para pelajar dari berbagai SMA dan SMK se-Kabupaten Kudus bersama-sama mengucapkan ikrar deklarasi damai serta komitmen untuk menjaga persatuan, menjunjung tinggi disiplin, dan menciptakan suasana belajar yang kondusif.


Kasdim 0722/Kudus Mayor Inf Muhlisin menyampaikan bahwa kegiatan deklarasi damai ini sangat positif dalam membangun karakter generasi muda agar lebih disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjaga nama baik sekolah masing-masing.


“Melalui deklarasi damai ini diharapkan seluruh pelajar dapat menjauhi tindakan negatif seperti tawuran dan pergaulan yang merugikan, sehingga tercipta generasi muda yang berprestasi dan berakhlak baik,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Kudus Sama'ni Intakoris mengajak mengajak guru dan orang tua untuk mengambil peran aktif dalam pembelajaran dan pengawasan anak didik. Para pelajar diminta mampu menjaga nama baik sekolah dan orang tua dengan perilaku yang terpuji serta fokus mengembangkan prestasi demi masa depan yang lebih baik.