Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh TNI AD bersama pemerintah daerah dan masyarakat terus menunjukkan progres yang signifikan. Hingga saat ini, pembangunan sasaran fisik berupa betonisasi jalan di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus telah mencapai 55 persen.Selasa (24/2/2026).


Pengerjaan betonisasi jalan yang menjadi sasaran utama TMMD tersebut memiliki panjang 450 meter, lebar 3 meter, serta ketebalan 0,15 meter. Progres pekerjaan terus dikebut melalui semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga setempat yang setiap hari bahu-membahu menyelesaikan pembangunan.



Komandan Kodim Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa A.A. S.sos.,M.Han., menyampaikan bahwa capaian progres 55 persen ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat. Selain meningkatkan infrastruktur desa, program TMMD juga bertujuan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, diharapkan pembangunan jalan ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga,” ujarnya.


Dengan progres yang terus meningkat, Satgas TMMD optimis target penyelesaian pembangunan dapat tercapai sesuai rencana. Kehadiran program TMMD diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Meski tengah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan, semangat gotong royong anggota TNI AD Kodim 0722/Kudus bersama warga tidak surut dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Ngembal, Kecamatan Jati.Kamis (19/2/2026).


Program TMMD yang dilaksanakan oleh Kodim 0722/Kudus ini terus menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini, sasaran fisik berupa betonisasi jalan sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter telah mencapai 38 persen.


Anggota TNI bersama masyarakat tetap kompak dan penuh dedikasi mengerjakan pengecoran jalan sejak pagi hari. Meskipun sedang berpuasa, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan kekompakan di lapangan. Kebersamaan antara TNI dan rakyat terlihat nyata dalam setiap tahapan pengerjaan.


Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan A.S.sos.M.Han., menyampaikan bahwa momentum Ramadhan justru menjadi sarana meningkatkan nilai ibadah sekaligus pengabdian kepada masyarakat. “Puasa bukan menjadi halangan untuk tetap produktif. Justru melalui TMMD ini kita perkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.


Betonisasi jalan ini diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi warga, memperlancar aktivitas perekonomian, serta menunjang mobilitas masyarakat Desa Ngembal.


Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan seluruh sasaran TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0722/Kudus tidak hanya berfokus pada pembangunan sasaran fisik semata, namun juga menyentuh sasaran non fisik berupa penyuluhan bahaya narkoba serta penanaman wawasan kebangsaan kepada masyarakat.

Kegiatan non fisik tersebut dilaksanakan di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, sebagai bagian integral dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, sadar hukum, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat.



Dalam kesempatan tersebut, materi wawasan kebangsaan disampaikan langsung oleh Kapten Inf Ibnu Latifur kepada warga masyarakat setempat. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mencintai tanah air, serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dari pengaruh negatif, khususnya peredaran narkoba.


“Melalui TMMD ini, kami tidak hanya membangun jalan dan fasilitas umum, tetapi juga membangun karakter masyarakat agar semakin cinta tanah air dan menjauhi narkoba yang dapat merusak generasi bangsa,” ujar Kapten Ibnu Latifur di hadapan para peserta penyuluhan.


Warga Desa Ngembal Kulon menyambut antusias kegiatan tersebut dan berharap program TMMD dapat terus berlanjut karena dirasakan sangat bermanfaat, baik dari sisi pembangunan fisik maupun peningkatan pengetahuan dan kesadaran sosial.


Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 diharapkan mampu mewujudkan desa yang maju secara infrastruktur serta kuat dalam nilai kebangsaan dan ketahanan sosial.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.Kamis (12/2/2026).


Anggota Kodim 0722/Kudus bersama warga setempat bahu-membahu melaksanakan kegiatan gotong royong dalam pengerjaan sasaran fisik TMMD. Kebersamaan ini menjadi bukti nyata kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam upaya mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Komandan Kodim 0722/Kudus melalui koordinator lapangan TMMD menyampaikan bahwa gotong royong merupakan budaya luhur bangsa Indonesia yang harus terus dipelihara. Melalui TMMD, TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


“TMMD ini merupakan wujud nyata kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, pembangunan dapat berjalan lebih cepat, sekaligus mempererat hubungan TNI dengan rakyat,” ujarnya.


Warga Desa Ngembal Kulon menyambut antusias kegiatan TMMD ini. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran TNI yang turut bekerja langsung di lapangan, mulai dari pengerjaan jalan hingga kegiatan sosial lainnya.


Melalui TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 ini, diharapkan pembangunan desa semakin maju, akses masyarakat semakin baik, serta tercipta kemanunggalan TNI dan rakyat yang semakin kokoh demi membangun bangsa yang lebih sejahtera.