Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Komandan kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yusufa bersama Forkopimda menghadiri Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dibuka oleh Bupati Kudus Dr. Ars. Sama’ni Intakoris, S.T., M.T., bertempat di lapangan sepak bola Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati,  Selasa (10/2/2026).


Pembukaan TMMD ditandai dengan upacara dan pemukulan kentongan yang dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kudus, jajaran Kodim 0722/Kudus, OPD terkait, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Bupati Kudus Sama’ni menyampaikan apresiasi kepada TNI khususnya Kodim 0722/Kudus atas konsistensinya dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan melalui program TMMD. Menurutnya, TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Melalui TMMD ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, serta mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujar Bupati.


Sementara itu, Komandan Kodim 0722/Kudus melalui perwakilannya menjelaskan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 difokuskan pada sasaran fisik berupa betonisasi jalan desa sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 15 centimeter, yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan hasil pertanian.


Selain kegiatan fisik, TMMD juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, dan pelayanan sosial bagi masyarakat.


Dengan dibukanya TMMD Sengkuyung Tahap I ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Desa Ngembal Kulon dan sekitarnya.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0722/Kudus Mayor Inf Muhlisin memimpin langsung pelaksanaan upacara bendera hari Senin yang berlangsung di lapangan Makodim 0722/Kudus, Senin (9/2/2026).

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh prajurit TNI dan PNS Kodim 0722/Kudus dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap Sang Merah Putih sekaligus sarana pembinaan disiplin dan jiwa nasionalisme prajurit.


Dalam amanatnya, Mayor Inf Muhlisin menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, loyalitas, serta semangat pengabdian dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme serta menjaga nama baik satuan di tengah masyarakat.


“Upacara bendera bukan sekadar rutinitas, namun menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI,” tegasnya.


Kasdim juga mengajak seluruh personel Kodim 0722/Kudus untuk terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah serta menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Kudus.


Kegiatan upacara berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan semangat kebersamaan dan soliditas seluruh anggota Kodim 0722/Kudus dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur desa, Kodim 0722/Kudus melaksanakan kegiatan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Rabu (4/2/2026)


Kegiatan Pra TMMD ini difokuskan pada sasaran fisik berupa betonisasi jalan desa dengan panjang 450 meter, lebar 3 meter, dan tebal 15 sentimeter. Pembangunan jalan tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses transportasi warga, memperlancar mobilitas hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.



Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yusufa menyampaikan bahwa pelaksanaan Pra TMMD merupakan langkah awal untuk mempercepat pekerjaan utama TMMD agar hasilnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong.


“Melalui program TMMD ini, kami berharap infrastruktur desa semakin baik sehingga mampu menunjang kesejahteraan masyarakat. TNI hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu pembangunan di wilayah,” ujarnya.


Warga Desa Ngembal Kulon pun menyambut antusias kegiatan tersebut dan turut berpartisipasi langsung dalam proses pengerjaan bersama anggota TNI. Kebersamaan ini mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.


Dengan dimulainya Pra TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 ini, diharapkan seluruh sasaran fisik dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Ngembal Kulon dan sekitarnya.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Komandan Koramil 01/Kota Kodim 0722/Kudus Kapten Cba Indro Wharman mendampingi Tim Investigasi Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jawa Tengah dalam kegiatan peninjauan dan investigasi terkait dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di SMA Negeri 2 Kudus, Kabupaten Kudus, Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas laporan adanya sejumlah siswa yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan program MBG. Tim Investigasi BGN Provinsi Jawa Tengah melakukan pengecekan langsung ke lokasi, termasuk meninjau dapur penyedia makanan, proses distribusi, serta kondisi makanan yang dikonsumsi para siswa.


Kapten Cba Indro Wharman menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan pendampingan terhadap upaya pemerintah dalam memastikan program MBG berjalan dengan aman dan sesuai standar kesehatan.


“Kami dari Koramil 01/Kota mendukung penuh langkah investigasi yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional. Harapannya, kejadian ini dapat segera ditangani secara profesional dan transparan, sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat,” ujar Kapten Indro.

Lebih lanjut, Danramil menegaskan bahwa TNI siap bersinergi dengan instansi terkait guna menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan rasa aman bagi peserta didik dan pihak sekolah selama proses investigasi berlangsung.


Sementara itu, Tim Investigasi BGN Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan akan dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut, sekaligus sebagai bahan evaluasi agar program MBG ke depan dapat berjalan lebih baik dan aman.