Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS - Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan, S.Sos., M.Han., memimpin apel Karya Bhakti di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih dan indah, Jum'at (17/4/2026).

Kegiatan apel yang diikuti oleh anggota TNI, BPDD, PKPLH, kecamatan, perangkat desa, serta masyarakat setempat tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Dalam arahannya, Dandim menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai tanggung jawab bersama guna menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.


Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan area TPS dan sekitarnya. Seluruh peserta tampak antusias bergotong royong mengangkut sampah, merapikan lingkungan, serta menata area agar terlihat lebih rapi dan asri.


Letkol Arh Yuusufa Allan menyampaikan bahwa kegiatan Karya Bhakti ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu pemerintah daerah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.


“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong serta kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan bersama,” ujarnya.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lingkungan Desa Gondoharum menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman, serta dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya terus ditunjukkan oleh anggota Kodim 0722/Kudus. Salah satunya melalui percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kamis (16/4/2026).


Dengan penuh semangat kebersamaan, anggota TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pembangunan jembatan yang menjadi akses vital bagi warga. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempercepat proses pembangunan, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Di lapangan, terlihat anggota Kodim 0722/Kudus tanpa kenal lelah terus mengerjakan berbagai tahapan pembangunan, mulai dari pengangkutan material hingga proses pengecoran. Sinergi antara TNI dan warga menjadi kunci utama dalam mempercepat penyelesaian jembatan tersebut.


Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah aktivitas perekonomian masyarakat, serta menunjang mobilitas warga sehari-hari.


Melalui kegiatan ini, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat serta menjadi solusi dalam setiap kesulitan yang dihadapi rakyat. Dengan semangat gotong royong, diharapkan pembangunan jembatan dapat segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Ngembalrejo dan sekitarnya.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Upaya percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus terus dilakukan oleh jajaran TNI bersama masyarakat setempat melalui kegiatan gotong royong yang dilaksanakan secara rutin.Selasa (14/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anggota TNI bersama warga bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan pembangunan jembatan, mulai dari pemasangan rangka, pengecoran, hingga penataan akses jalan di sekitar lokasi. Semangat kebersamaan dan kekompakan antara TNI dan masyarakat terlihat jelas dalam setiap proses pekerjaan.


Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan S.Sos.M.Han.,menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus membantu percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah.


“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini sangat penting untuk menunjang mobilitas warga serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, kami terus mendorong percepatan pengerjaan bersama warga,” ujarnya.


Sementara itu, warga Desa Ngembalrejo menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran TNI yang turut membantu pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap pembangunan dapat segera selesai sehingga dapat dimanfaatkan untuk aktivitas sehari-hari.


Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat rampung tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Ngembalrejo dan sekitarnya.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Kegiatan Pra TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai dengan ditandai pelaksanaan doa tasyakuran yang dipimpin oleh Babinsa Desa Gondoharum Koramil 04/Jekulo Serda R Hartono, bertempat di lokasi sasaran kegiatan, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo.Selasa (14/4/2026).

Dalam suasana penuh khidmat, doa bersama tersebut diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memohon kelancaran dan keselamatan selama pelaksanaan kegiatan Pra TMMD berlangsung.


Babinsa Desa Gondoharum dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan doa tasyakuran ini merupakan wujud kebersamaan antara TNI dan masyarakat, sekaligus sebagai awal yang baik sebelum dimulainya pekerjaan fisik di lapangan.


“Melalui doa bersama ini, kita berharap seluruh rangkaian kegiatan Pra TMMD hingga pelaksanaan TMMD nantinya dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.


Kegiatan Pra TMMD ini sendiri merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan di wilayah, khususnya dalam meningkatkan infrastruktur desa serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Dengan semangat gotong royong, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat turut berpartisipasi aktif dalam mendukung suksesnya program TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 di Desa Gondoharum