KUDUS – Kasdim 0722/Kudus Mayor Inf Muhlisin, memimpin upacara bendera bulanan yang diikuti seluruh Prajurit,PNS , Comcad dan SPPG kabupaten Kudus di Lapangan Makodim, Rabu (17/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kasdim membacakan amanat Pangdam Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh Prajurit dan PNS atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan dalam mendukung keberhasilan tugas satuan. Dengan semangat pengabdian, profesionalisme, integritas dan moralitas harus terus dijaga sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan tugas.Pangdam
juga mengingatkan seluruh prajurit dan PNS untuk meningkatkan kewaspadaan
terhadap berbagai tantangan yang berkembang saat ini. Ketidakpastian global dan
berbagai ancaman nonmiliter, seperti penyebaran hoaks, disinformasi, serta
narasi yang dapat memecah persatuan bangsa, perlu disikapi dengan bijak dan
penuh kehati-hatian. Oleh karena itu, seluruh personel Kodam IV/Diponegoro
dituntut memiliki kesadaran dan kepedulian tinggi dalam menjaga stabilitas
serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan negara.
Selain
itu, Pangdam juga memerintahkan kepada seluruh satuan jajaran Kodam
IV/Diponegoro untuk mengoptimalkan pelaksanaan program kerja dan penyerapan
anggaran Semester I TA 2026 secara akuntabel, tepat waktu dan bebas dari
penyimpangan. Pangdam juga menyoroti masih adanya pelanggaran hukum dan
disiplin yang dilakukan personel serta tingginya angka anggota yang meninggal
dunia akibat kecelakaan maupun sakit kronis. Untuk itu, kepada para Dansat agar
meningkatkan pengawasan, pembinaan dan kepedulian terhadap kondisi anggota,
termasuk memastikan akses pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat guna menjaga
kesiapan personel.
Lebih
lanjut, Pangdam menekankan pentingnya pembinaan satuan yang terukur dan
berkelanjutan guna meningkatkan kemampuan tempur, kesiapsiagaan operasional,
serta pengembangan karier prajurit.Pungkasnya.
KUDUS - Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andreasie S.Sos., M.Han., memimpin langsung Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II yang dilaksanakan di Desa Gondoharum Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Kudus, tokoh masyarakat, perangkat desa serta warga setempat, Kamis (21/05/2026).
Dalam amanatnya, Dandim 0722/Kudus menyampaikan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan fisik maupun non fisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong.
“Melalui TMMD Sengkuyung Tahap II ini diharapkan hasil pembangunan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dan terus dijaga bersama,” ujar Dandim.
Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan TMMD juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat sehingga tercipta kebersamaan dan semangat persatuan dalam membangun desa.
Warga Desa Gondoharum menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI khususnya Kodim 0722/Kudus yang telah membantu pembangunan di wilayah mereka. Dengan selesainya program TMMD tersebut, masyarakat berharap hasil pembangunan dapat mendukung aktivitas dan meningkatkan perekonomian warga.
KUDUS – Kasdim 0722/Kudus Mayor Inf Muhlisin bersama Forkopimda Kabupaten Kudus menghadiri kegiatan Deklarasi Damai Pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Kudus yang digelar di SMAN 2 Kudus, Senin (11/05/2026).
Kegiatan deklarasi damai tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kudus Sama'ni Intakoris sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pelajar yang aman, tertib, dan bebas dari aksi tawuran maupun kenakalan remaja.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar dari berbagai SMA dan SMK se-Kabupaten Kudus bersama-sama mengucapkan ikrar deklarasi damai serta komitmen untuk menjaga persatuan, menjunjung tinggi disiplin, dan menciptakan suasana belajar yang kondusif.
Kasdim 0722/Kudus Mayor Inf Muhlisin menyampaikan bahwa kegiatan deklarasi damai ini sangat positif dalam membangun karakter generasi muda agar lebih disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjaga nama baik sekolah masing-masing.
“Melalui deklarasi damai ini diharapkan seluruh pelajar dapat menjauhi tindakan negatif seperti tawuran dan pergaulan yang merugikan, sehingga tercipta generasi muda yang berprestasi dan berakhlak baik,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kudus Sama'ni Intakoris mengajak mengajak guru dan orang tua untuk mengambil peran aktif dalam pembelajaran dan pengawasan anak didik. Para pelajar diminta mampu menjaga nama baik sekolah dan orang tua dengan perilaku yang terpuji serta fokus mengembangkan prestasi demi masa depan yang lebih baik.


