Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Meski tengah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan, semangat gotong royong anggota TNI AD Kodim 0722/Kudus bersama warga tidak surut dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Ngembal, Kecamatan Jati.Kamis (19/2/2026).


Program TMMD yang dilaksanakan oleh Kodim 0722/Kudus ini terus menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini, sasaran fisik berupa betonisasi jalan sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter telah mencapai 38 persen.


Anggota TNI bersama masyarakat tetap kompak dan penuh dedikasi mengerjakan pengecoran jalan sejak pagi hari. Meskipun sedang berpuasa, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan kekompakan di lapangan. Kebersamaan antara TNI dan rakyat terlihat nyata dalam setiap tahapan pengerjaan.


Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan A.S.sos.M.Han., menyampaikan bahwa momentum Ramadhan justru menjadi sarana meningkatkan nilai ibadah sekaligus pengabdian kepada masyarakat. “Puasa bukan menjadi halangan untuk tetap produktif. Justru melalui TMMD ini kita perkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.


Betonisasi jalan ini diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi warga, memperlancar aktivitas perekonomian, serta menunjang mobilitas masyarakat Desa Ngembal.


Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan seluruh sasaran TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0722/Kudus tidak hanya berfokus pada pembangunan sasaran fisik semata, namun juga menyentuh sasaran non fisik berupa penyuluhan bahaya narkoba serta penanaman wawasan kebangsaan kepada masyarakat.

Kegiatan non fisik tersebut dilaksanakan di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, sebagai bagian integral dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, sadar hukum, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat.



Dalam kesempatan tersebut, materi wawasan kebangsaan disampaikan langsung oleh Kapten Inf Ibnu Latifur kepada warga masyarakat setempat. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mencintai tanah air, serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dari pengaruh negatif, khususnya peredaran narkoba.


“Melalui TMMD ini, kami tidak hanya membangun jalan dan fasilitas umum, tetapi juga membangun karakter masyarakat agar semakin cinta tanah air dan menjauhi narkoba yang dapat merusak generasi bangsa,” ujar Kapten Ibnu Latifur di hadapan para peserta penyuluhan.


Warga Desa Ngembal Kulon menyambut antusias kegiatan tersebut dan berharap program TMMD dapat terus berlanjut karena dirasakan sangat bermanfaat, baik dari sisi pembangunan fisik maupun peningkatan pengetahuan dan kesadaran sosial.


Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 diharapkan mampu mewujudkan desa yang maju secara infrastruktur serta kuat dalam nilai kebangsaan dan ketahanan sosial.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.Kamis (12/2/2026).


Anggota Kodim 0722/Kudus bersama warga setempat bahu-membahu melaksanakan kegiatan gotong royong dalam pengerjaan sasaran fisik TMMD. Kebersamaan ini menjadi bukti nyata kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam upaya mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Komandan Kodim 0722/Kudus melalui koordinator lapangan TMMD menyampaikan bahwa gotong royong merupakan budaya luhur bangsa Indonesia yang harus terus dipelihara. Melalui TMMD, TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


“TMMD ini merupakan wujud nyata kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, pembangunan dapat berjalan lebih cepat, sekaligus mempererat hubungan TNI dengan rakyat,” ujarnya.


Warga Desa Ngembal Kulon menyambut antusias kegiatan TMMD ini. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran TNI yang turut bekerja langsung di lapangan, mulai dari pengerjaan jalan hingga kegiatan sosial lainnya.


Melalui TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 ini, diharapkan pembangunan desa semakin maju, akses masyarakat semakin baik, serta tercipta kemanunggalan TNI dan rakyat yang semakin kokoh demi membangun bangsa yang lebih sejahtera.


Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS – Komandan kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yusufa bersama Forkopimda menghadiri Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dibuka oleh Bupati Kudus Dr. Ars. Sama’ni Intakoris, S.T., M.T., bertempat di lapangan sepak bola Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati,  Selasa (10/2/2026).


Pembukaan TMMD ditandai dengan upacara dan pemukulan kentongan yang dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kudus, jajaran Kodim 0722/Kudus, OPD terkait, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Bupati Kudus Sama’ni menyampaikan apresiasi kepada TNI khususnya Kodim 0722/Kudus atas konsistensinya dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan melalui program TMMD. Menurutnya, TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Melalui TMMD ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, serta mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujar Bupati.


Sementara itu, Komandan Kodim 0722/Kudus melalui perwakilannya menjelaskan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 difokuskan pada sasaran fisik berupa betonisasi jalan desa sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 15 centimeter, yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan hasil pertanian.


Selain kegiatan fisik, TMMD juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, dan pelayanan sosial bagi masyarakat.


Dengan dibukanya TMMD Sengkuyung Tahap I ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Desa Ngembal Kulon dan sekitarnya.