Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS,Kodim 0722/Kudus - Babinsa Koramil 01/Kota melaksanakan pengamanan dan monitoring pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 (Satu) dengan sasaran para Lansia Wergu Kulon yang bertempat di Aula Balai Desa Wergu Kulon Kecamatan Kota Kabupaten Kudus, Kamis (16/10/2021)

Pelaksanaan Vaksinasi yang digelar oleh Puskesmas untuk para Lansia yang ada di wilayah Desa Wergu kulon ini dihadiri Muspicam, pendamping desa dan sejumlah tenaga medis dari Puskesmas yang sekaligus sebagai petugas Vaksin.

Danramil 01/Kota Kapten Inf Sukaryono secara terpisah mengatakan bahwa, pendampingan dan pengamanan pelaksanaan Vaksinasi untuk para Lansia di wilayah Kecamatan Jati yang dilakukan oleh personel Babinsa ini adalah dalam rangka membantu pelaksanaan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar tertib dan aman.

“Kegiatan tersebut mencerminkan sinergitas antara lembaga Pemerintah di lapangan antara TNI, Polri dan Dinas Kesehatan serta komponen masyarakat lainnya guna mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 (Satu) di wilayah Kecamatan Muarajaya.” Ujar Danramil 



 

Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS,Kodim 0722/Kudus - Bintara Pembina Desa (Babinsa) beserta tim dari Puskesmas mendampingi Tim Medis dari Puskesmas Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus melakukan tracing contact Covid-19 ke rumah warga Desa Jurang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus, Sabtu (16/10/2021).

Tujuan dari kegiatan ini guna melacak kontak erat atau melacak kontak dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Peran itu diemban para Babinsa dan Satgas Covid-19 tracing contact menjadi hal wajib bagi satgas penanggulangan covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona.

Selama ini, Babinsa, Bidan Desa dan Tim Nakes Kesehatan menjadi ujung tombak untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona. Akan tetapi, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan ia terkonfirmasi positif corona atau tidak. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus melibatkan TNI dan Polri dalam kegiatan tracing contact.

Kegiatan pelacakan dan edukasi oleh Puskesmas bersama TNI dan Polri terhadap orang-orang yang terkonfirmasi atau kontak erat dengan warga yang Positif Covid-19 terus berjalan guna memutus mata rantai virus Covid-19.

Petugas Puskesmas ibu Lastri, mengatakan, penelusuran dilakukan untuk memastikan terhadap keluarga pasien Covid-19, yang bertujuan demi keamanan dan kesehatan, untuk memutus mata rantai penyebarannya.”Kami melakukan kegiatan ini untuk melihat kondisi kesehatan keluarga pasien Covid-19 apakah terindikasi virus tersebut atau tidak,” ujarnya

Sementara itu, Babinsa menjelaskan, keluarga pasien Covid-19 dalam proses penelusuran statusnya masih Orang Dalam Pengawasan (ODP). Selanjutnya mereka mematuhi untuk mematuhi mandiri dengan pengawasan tim medis dan pemerintah desa setempat.“Kami bersama pemerintah desa memberikan semangat kepada keluarga serta berharap warga yang setatusnya masih ODP mengikuti dan protokol kesehatan,” Pungkasnya.


 

Rumangso Handarbeni - Melu Hangrungkebi - Mulat Sariro Hangroso Wani

KUDUS,Kodim 0722/Kudus - Bertempat di Balai Desa Payaman, Babinsa Koramil 05/Mejobo melaksanakan monitoring pendistribusian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada warga terdampak Covid-19, untuk memastikan kegiatan berlangsung aman.Sabtu (16/10/21).

Danramil 05/Mejobo Kapten Inf Heru Cahyono, memerintahkan kepada seluruh personel Babinsa bersinergi dengan Bhabinkamtibmas untuk melaksanakan pengamanan dan pemantauan penyaluran BLT Dana Desa di wilayah binaan sasing-masing, dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Mengawal, mengamankan dan mengawasi penyaluran bantuan sosial ini dilakukan agar tidak terjadi salah sasaran, khususnya di wilayah binaan Koramil 05/Mejobo, termasuk didalamnya pemantauan terhadap warga dalam mentaati protokol kesehatan. Babinsa bersama Bhabinkamtibmas juga harus selalu siap mengkondisikan agar situasi aman dan terkendali,” ucap Danramil.

Babinsa menginformasikan bahwa untuk Desa Payaman penerima bantuan sejumlah 137 KPM, dengan diberikan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kesulitan ekonomi mereka dalam kehidupan sehar-hari.

Pada kesempatan ini, Babinsa juga mengingatkan kepada warga agar selalu cuci tangan, menjaga jarak, memakai masker,hindari kerumunan dan batasi mobilitas serta membiasakan pola hidup bersih dan sehat.

“Saya berharap warga yang menerima bantuan ini agar saling mengingatkan kepada warga lainnya untuk selalu taat dan patuh terhadap berbagai kebijakan pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” ujarnya.