KUDUS,Kodim 0722/Kudus – Babinsa Koramil 08/Gebog dan Babinkamtibmas, kerap sekali mendampingi petugas Puskesmas Gebog saat melacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif virus corona jenis baru pemicu Covid-19. Peran itu di emban para Babinsa dan Bhabinkamtibmas.Selasa (29/03/21).
Tracing contact menjadi hal wajib bagi satgas penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona. Selama ini, para bidan atau yang ditunjuk dari Puskesmas dan tim dari Puskesmas menjadi ujung tombak Dinas Kesehatan Kota Kudus untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona.
Sayangnya, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan ia terkonfirmasi positif corona atau tidak. Oleh sebab itu, tim dari Puskesmas Gebog bersama Babinsa dan Babinkamtibmas merasa perlu untuk melibatkan aparat polisi dan TNI dalam kegiatan tracing contact ini.
Aparat ini bisa membantu tim dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen. “Yang lakukan tracing dari bidan desa dan tim dari puskesmas dengan didampingi Bhabinkamtibmas.
Danramil mengakui tidak semua warga mau menerima kenyataan telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona. Sebagian dari mereka bahkan menolak untuk di tes swab atau rapid antigen.
Akan tetapi, berkat pendekatan tracing contact Covid-19 dari tim Puskesmas dan di dampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, warga akhirnya mau mengikuti Swab atau rapid antigen. “Persentase yang menolak menolak menjalani swab atau rapid antigen sedikit,” ucapnya.
Post A Comment:
0 comments: