KUDUS,Kodim 0722/Kudus - Babinsa Desa Gondangmanis Koramil 06/Bae Serma Sholeh dan Babinkamtibmas mendampingi petugas Puskesmas saat melacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif virus corona, Kamis (25/03/21). 

Tracing contact menjadi hal wajib bagi satgas penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona. Selama ini, para bidan atau yang ditunjuk dari Puskesmas dan tim dari Puskesmas menjadi ujung tombak Dinas Kesehatan Kota Kudus untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona.

Sayangnya, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan ia terkonfirmasi positif corona atau tidak. Oleh sebab itu, tim dari Puskesmas bersama Babinsa dan Babinkamtibmas merasa perlu untuk melibatkan aparat polisi dan TNI dalam kegiatan tracing contact ini.

Aparat ini bisa membantu tim dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen. “Yang lakukan tracing dari bidan desa dan tim dari puskesmas dengan didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas. 

Danramil mengakui tidak semua warga mau menerima kenyataan telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona. Sebagian dari mereka bahkan menolak untuk di tes swab atau rapid antigen.

Akan tetapi, berkat pendekatan tracing contact Covid-19 dari tim Puskesmas   dan di dampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, warga akhirnya mau mengikuti Swab atau rapid antigen. “Persentase yang menolak menolak menjalani swab atau rapid antigen sedikit,” ucapnya.

Sementara Babinsa Serma Sholeh menerangkan, “dengan kegiatan tersebut kami juga sangat hati hati karena dari Babinsa dan Babinkamtibmas tidak menggunakan APD yang lengkap sehingga saya sangat kwatir terhadap diri kita sendiri, akan tetapi inilah pengabdian kepada negara dan rakyat harus di laksanakan dengan Ikhlas”, ungkapnya.


 

Axact

Kodim 0722/Kudus

Berbuat Terbaik Berani Tulus Ikhlas

Post A Comment:

0 comments: