KUDUS,Kodim 0722/Kudus - Babinsa Desa Tanjungrejo Serka Nor Rokhim dan Babinkamtibmas, kerap sekali mendampingi petugas Puskesmas saat melacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif virus corona jenis baru pemicu Covid-19. Peran itu di emban para Babinsa dan Bhabinkamtibmas.Selasa (20/04/21)
Tracing contact menjadi hal wajib bagi satgas penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona. Selama ini, para bidan atau yang ditunjuk dari Puskesmas dan tim dari Puskesmas menjadi ujung tombak Dinas Kesehatan Kota Kudus untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona.
Sayangnya, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan ia terkonfirmasi positif corona atau tidak. Oleh sebab itu, tim dari Puskesmas Tanjungrejo bersama Babinsa dan Babinkamtibmas merasa perlu untuk melibatkan aparat polisi dan TNI dalam kegiatan tracing contact ini.
Akan tetapi, berkat pendekatan tracing contact Covid-19 dari tim Puskesmas dan di dampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, warga akhirnya mau mengikuti Swab atau rapid antigen. “Persentase yang menolak menjalani swab atau rapid antigen sedikit,” ucapnya.
Sementara Babinsa menerangkan, “dengan kegiatan tersebut kami juga sangat hati hati karena dari Babinsa dan Babinkamtibmas tidak menggunakan APD yang lengkap sehingga saya sangat kwatir terhadap diri kita sendiri, akan tetapi inilah pengabdian kepada negara dan rakyat harus di laksanakan dengan Ikhlas”, ungkapnya.
Post A Comment:
0 comments: