KUDUS,Kodim 0722/Kudus – Babinsa Koramil 05/Mejobo dan Bhabinkamtibmas kerap mendampingi bidan desa dan tim dari puskesmas saat melacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif virus corona jenis baru pemicu Covid-19. Peran itu diemban para babinsa dan Bhabinkamtibmas.Sabtu (19/06/21).
Tracing contact menjadi hal wajib bagi Satgas Penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona. Selama ini, para bidan desa dan tim dari puskesmas menjadi ujung tombak Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona.
Sayangnya, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan ia terkonfirmasi positif corona atau tidak. Oleh sebab itu, DKK Kudus merasa perlu untuk melibatkan aparat TNI dan Polri dalam kegiatan tracing contact.
Aparat ini bisa membantu bidan desa dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen. “Yang lakukan tracing dari bidan desa dan tim dari puskesmas dengan didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Akan tetapi, berkat pendekatan tracing contact Covid-19 dari bidan desa bersama tim dari puskesmas dan didampingi babinsa dan bhabinkamtibmas, warga akhirnya mau mengikuti swab atau rapid antigen. “Persentase yang menolak menjalani swab atau rapid antigen sedikit,” ucapnya.
Post A Comment:
0 comments: